Wednesday, August 24, 2011

Bacaan Bilal Sholat Tarawih

Ramadhan tahun ini, Alhamdulillah ayah Zidan dipercaya lagi menjadi bilal di mushala dekat rumah. Selagi catatannya masih ada dan juga  masih di bulan Ramadhan (walaupun dah di 10 hari terakhir nih !.. ), saya ingin berbagi dan posting disini. Semoga saja bermanfaat bagi teman-teman yang ingin menjadi bilal pada sholat tarawih ;


BACAAN BILAL SHOLAT TARAWIH

(2 Rakaat I & III)
Subhana malikil ma’bud
Subhana malikil maujud
Subhana malikil hayyilazi layanamu wala yamutu abada            
Subbuhungkuddus surobuna warobbul malaikatul warruh
Subhanallah wal hamdulillahi wala illahaillah wallahuakbar         
Wala haula wala kuata illa billahil ‘aliyyil ‘azim
Lanjut ke * 

(2 Rakaat II & IV)
Fadhlam minallah wani’mah, wamaghfiratawwarahmah
La’illa haillalah wahdaula syarikala, lahul mulk                                  
Walahul hamdu yuhyi wayumitu, wahuwa ‘ala qulli syain qadir
 Lanjut ke * 

* Allahumma sholi’ala syaidina Muhammad …. 2X
  Allahumma sholi ‘ala syaidina, wahabiyina, wasyafi’ina
  Wazuhrina wamaulaana Muhammad

Alkholifatul amiril mukminina syaidina :
-         2 Rakaat pertama : Abubakri siddiq RA (RadiAllahuan)
-         2 Rakaat kedua : Umar ibnu khotob RA (RadiAllahuan)
-         2 Rakaat ketiga : Usman ibnu affan RA (RadiAllahuan)
-         2 Rakaat keempat : Ali bin abi thalib RA (RadiAllahuan)

·        Ashola tuttarwihi rohimaqumullah …. (sholat tarawih)
·        Ashola tuwitri salasa rak’atin rohimaqumullah … (Sholat witir)

Doa :
Allahuma innaka ‘afuwungkarim tuhibul afwa fa’fuana …. 3X
Wa’injami’il muslimin wal muslimat, wal mukminin, wal mukminat
Birohmatika yaa arhamarrahimin
Allahuma inna nas’aluka ridhokalwal jannah, wana’uzubika min syakhotika wannar
Do’a selamat dunia akhirat ….. Amin.

Tuesday, August 2, 2011

Melatih Anak Berpuasa Sejak Kecil

Buka Puasa @Masjid Damansara, KL
Seperti Ramadhan tahun lalu, Ramadhan tahun ini, Zidan juga sudah ikut berpuasa. Alhamdulillah berhasil sampai penuh hingga bedug maghrib. Awal melatih ia berpuasa kami lakukan sejak ia sekolah di Taman Kanak-kanak. Melalui beberapa tahapan tentunya. Dimulai dengan memberikan waktu berbuka jam 10 pagi, lalu jam 12 siang, lalu jam 3 sore hingga waktu berbuka yang seharusnya yaitu bedug Maghrib. Menurut Zidan ada kenikmatan dan kebanggaan bagi ia bisa ikut berpuasa. Alhamdulillah .... :)
Dalam melatih anak berpuasa, terlebih dahulu kami berikan pengenalan dan pengajaran tentang apa itu puasa di bulan Ramadhan. Sebagai umat Islam diwajibkan untuk berpuasa sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 183. Syarat-syarat wajib puasa Ramadhan yaitu :
1. Beragama Islam (Muslim)
2. Berakal
3. Baligh
4. Mengetahui akan wajibnya berpuasa
5. Sehat
6. Menetap, tidak dalam keadaan bersafar 
Rukun puasa yaitu membaca niat dan menahan atau  menghindari hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Adapun bacaan niat puasa Ramadhan yaitu :
"Nawaitu souma godhin ‘an adaa i, fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta’aalaa"

Artinya : “Sengaja aku berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu puasa pada bulan Ramadhan tahun ini karana Allah Taala “
Waktu berniat adalah mulai terbenamnya matahari hingga terbit fajar.

Bacaan saat berbuka puasa yaitu :
"Allahumma laka sumtu wa bika aamantu wa'alaa rizqika afthartu birahmatika ya arhamarrohimin

 Artinya : " Ya Allah KarenaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka, dengan rahmatMu ya Allah Yang Maha Pengasih.

Hal yang membatalkan puasa, pastinya adalah makan dan minum dengan sengaja. Dan masih banyak lagi, diantaranya :
1. Makan dan minum dengan sengaja
2. Muntah dengan sengaja
3. Haidh dan nifas 
4. Istimna
5. Gila 
6. Murtad atau keluar daripada agama Islam

Puasa pada hakikatnya adalah menahan nafsu. Dengan berpuasa, anak-anak dilatih untuk dapat menahan nafsunya terutama dalam makan dan minum. Puasa juga memberi pelajaran kepada kita untuk dapat merasakan penderitaan orang lain yang kesusahan dan kekurangan. Anak jadi lebih menghargai dan mensyukuri apa yang telah mereka punyai. 
Dari segi kesehatan, puasa bermanfaat untuk memberikan "istirahat" bagi organ pencernaan kita terutama mulut, tenggorokan, lambung, dan usus. Tidak ada orang yang sakit karena puasa, malah sebaliknya banyak orang yang sehat karena puasa.
Dalam berpuasa Ramadhan, ada kenikmatan tersendiri yang dapat dirasakan terutama saat makan sahur dan berbuka puasa. Selain anggota keluarga yang berkumpul bersama juga rasa syukur yang semakin besar kepada Allah SWT atas nikmat dan rezeki yang telah dicurahkanNya setelah seharian merasakan lapar dan dahaga. Sungguh indah dan nikmatnya kebahagian rohani yang tidak ternilai harganya. Alhamdulillah, insyaAllah....

*Dirangkum dari berbagai sumber 

Tuesday, July 19, 2011

Belajar Disiplin Sejak Kecil

Bulan Juli ini, Zidan sudah masuk Sekolah Dasar (SD). Suasana sekolah yang baru, teman baru, guru baru, pelajaran baru dan peraturan baru. Masuk sekolah jam 7.00 pagi, gak boleh terlambat. Karena kalo telat datang, pagar dah dikunci  (bisa sih masuk, lewat pintu pagar yang di belakang sekolah ... :p ). Dan pulang sekolah jam 10.00 pagi. "Wah sebentar aja ya bu, sekolahnya. Lama waktu Zidan di TK lagi, pulangnya siang jam 12 !" begitu katanya
Seminggu ini, proses penyesuain di mulai. Dari tidur malam lebih awal, bangun lebih pagi dari biasanya, mandi, sholat subuh, sarapan pagi, dan berangkat ke sekolah lebih awal, sudah mulai dibiasakan. Belajar disiplin sejak kecil agar terbiasa jika besar nanti. Dengan semangat baru, ia mulai beradaptasi dengan teman-teman baru dan guru barunya. Kali ini "Pede" nya belum full, jadi masih harus ditungguin sama Ibu. Oke lah, kalo cuman seminggu aja, toh sekolah juga memperbolehkan para orangtua untuk mendampingi anaknya dalam proses adaptasi ini. Walaupun nunggunya di luar kelas, kehadiran para orangtua sudah memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi anak guna meningkatkan "pede" alias rasa percaya dirinya dan juga semangat belajarnya.
Alhamdulillah, memasuki minggu kedua sebagai siswa SD, Zidan sudah berani sendiri tanpa di dampingi oleh Ibu lagi. Zidan lebih bersemangat lagi mengikuti pelajaran dan mengerjakan tugas PR nya tepat waktu. Nilai yang didapatpun sangat memuaskan.
Peranan orangtua dalam mendampingi anak belajar di rumah sangat penting, apalagi baru memasuki tahapan sekolah dasar dengan kurikulum pelajaran yang sangat berbeda dengan jaman Ibu dan Ayahnya sewaktu kecil dulu. Dengan memberikan bimbingan dan pengarahan, anak menjadi lebih disiplin, bersemangat dan kreatif dengan harapan anak bisa menjadi lebih pintar, cerdas dan berprestasi di sekolah. InsyaAllah....

Sunday, May 22, 2011

Resep Perkedel Jagung Manis

Jagung manis nan segar, enaknya di bikin perkedel nih. Cara membuatnya gampang dan simpel kok. Ini dia Resep Perkedel Jagung Manis ala Ibu Zidan ;


Bahan-bahan :
  • Jagung Manis 2 buah, di sleretin alias di pipil
  • Daun bawang 1 batang, di iris / rajang halus
  • Tahu 1 buah, dihaluskan
  • Telur 1 butir
  • Tepung terigu secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Royco ayam secukupnya
  • Air secukupnya


Cara Membuat :
  • Campur kedalam mangkok bahan-bahan tadi yaitu jagung yang sudah di pleretin, tahu yang sudah di haluskan, irisan daun bawang
  • Masukkan telur (isinya aja yaaa..... cangkangnya gak pake loh ! ) 
  • Tambahkan garam, royco ayam dan tepung terigu
  • Aduk bahan tadi, lalu tambahkan air secukupnya hingga adonan kental.
  • Goreng adonan perkedel sedikit - sedikit (buat seukuran sendok makan) hingga matang
  • Siap disantap.....


Perkedel jagung manis ini bisa dijadikan sebagai lauk tambahan, atau juga sebagai makanan cemilan sambil nonton TV. Apalagi jika disantap dengan cabe rawit yg imut tapi pedes itu...hhmm Maknyosss !!!


Thursday, May 19, 2011

Nasehat Tentang Mendidik Anak

Beberapa hari yang lalu di sekolah Zidan baru dipasang flyer dengan tema "Puisi Tentang Anak" by Dorothy Law Nolte. Tapi karena isinya sangat bagus dan bermanfaat, jadi kurang tepat deh kalo di bilang puisi, seharusnya Nasehat Tentang Mendidik Anak saja. Ini dia nasehat-nasehat itu ;
  • Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia akan belajar memaki
  • Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia akan belajar berkelahi
  • Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia akan belajar rendah diri
  • Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, ia akan belajar meragukan diri
  • Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia akan belajar menahan diri
  • Jika anak dibesarkan dengan dorongan / motivasi, ia akan belajar percaya diri
  • Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia akan belajar menghargai
  • Jika anak dibesarkan dengan dukungan / support, ia akan belajar menyenangi diri
  • Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia akan belajar menemukan cinta dalam hidupnya
Semoga nasehat-nasehat ini bermanfaat dan dapat dijadikan pedoman bagi para orangtua dalam mengasuh dan mendidik anak-anaknya, agak kelak menjadi generasi yang lebih baik lagi...Amin.

Referensi Ilmu

Report